Pak,Bu, lihatlah diriku
maaf aku tak bisa tumbuh sesuai harapan kalian.
Maaf jika aku sudah terlalu sering menyia-nyiakan waktuku.
Tapi apakah kalian mengerti?
Semua larangan ini menyiksaku.
Pak,Bu aku sudah mencoba untuk tidak memikirkan rasa sakit itu.
Kalian tahu, kalianlah pahlawanku.
Semua hal yang kita lewati bersama.
Kini tak pernah terjadi lagi.
Dan aku merasa kalian sudah tak peduli padaku.
Dan sekarang aku berusaha keras untuk membuat kalian bangga.
Karena kutahu, aku tidak pernah cukup baik untuk kalian.
Aku tak bisa berpura-pura aku baik-baik saja.
Dan kalian tidak bisa membuatku berubah
Kini ku kehilangan semuanya.
Tapi kutahu, tak ada yang abadi didunia ini.
Maaf ku tak bisa memenuhi harapan kalian.
Sekarang semuanya sudah terlambat.
Maaf aku tak bisa sempurna di mata kalian
Tak ada yang 'kan mengubah semua yang kalian katakan
Tak ada yang bisa meluruskannya lagi
Tolong jangan pergi dariku
Tak bisa kupercaya berat rasanya
Untuk berbicara pada kalian, jika kalian telah pergi
Namun kalian tak mengerti
Karena kita kehilangan segalanya.
Maaf aku tidak bisa menjadi seseorang seprti yang kalian harapkan.
I'm sorry
I can't be Perfect
Selasa, 18 Juni 2013
Senin, 17 Juni 2013
Sepenggal Cerita Sebelum Tidur
=|[◦◦ ‘‘BUSUKNYA KEBENCIAN’’ ◦◦]|=-
Seorang Ibu Guru Kelas II Sekolah Dasar (SD) mengadakan ‘‘permainan’’ Ibu Guru menyuruh tiap² muridnya membawa kantongplastik transparan 1 buah dan kentang.
Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci oleh murid²nya, sehingga jumlah kentang tidak ditentukan berapa tergantung jumlah orang² yang dibenci anak² muridnya.
Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2 ada yang 3 bahkan adayang 5.
Seperti perintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai nama orang yang mereka benci dan murid²nya harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang²pun mulai membusuk, murid²nya mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.
Setelah 1 minggu murid² Kelas II SD tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru : ‘‘Bagaimana perasaan kalian setelah membawa kentang selama 1 minggu...???’’
Keluarlah keluhan dari murid² SD tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyamanharus membawa kentang² busuk tersebut kemanapun mereka pergi.
Sang Ibu Guru pun menjelaskan apa arti dari ‘‘permainan’’ yang mereka lakukan.
Ibu Guru : "Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup...???’’
Seorang Ibu Guru Kelas II Sekolah Dasar (SD) mengadakan ‘‘permainan’’ Ibu Guru menyuruh tiap² muridnya membawa kantongplastik transparan 1 buah dan kentang.
Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci oleh murid²nya, sehingga jumlah kentang tidak ditentukan berapa tergantung jumlah orang² yang dibenci anak² muridnya.
Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2 ada yang 3 bahkan adayang 5.
Seperti perintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai nama orang yang mereka benci dan murid²nya harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang²pun mulai membusuk, murid²nya mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.
Setelah 1 minggu murid² Kelas II SD tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru : ‘‘Bagaimana perasaan kalian setelah membawa kentang selama 1 minggu...???’’
Keluarlah keluhan dari murid² SD tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyamanharus membawa kentang² busuk tersebut kemanapun mereka pergi.
Sang Ibu Guru pun menjelaskan apa arti dari ‘‘permainan’’ yang mereka lakukan.
Ibu Guru : "Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup...???’’
Lirik Lagu Simple Plan - Astronaut
Mumpung lagi sepi, nungguin temen gak jemput2 -_- katanya mau futsal..
Aku share aja lirik Astronautnya Simple Plan yg nggambarin suasana hati aku sekarang
This is it.. :)
Can anybody hear me?
Am I talking to myself?
My mind is running empty
In the search for someone else
Who doesn’t look right through me.
It’s all just static in my head
Can anybody tell me why I’m lonely like a satellite?
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
And I lost all signal when I lifted up
Now I’m stuck out here and the world forgot
Can I please come down, cause I’m tired of drifting round and round
Can I please come down?
I’m deaf from all the silence
Is it something that I’ve done?
I know that there are millions
I can’t be the only one
who’s so disconnected
It’s so different in my head.
Can anybody tell me why I’m lonely like a satellite?
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
And I lost all signal when I lifted up
Now I’m stuck out here and the world forgot
Can I please come down, cause I’m tired of drifting round and round
Can I please come down?
Now I lie awake and scream in a zero gravity
And it’s starting to weigh down on me.
Let’s abort this mission now
Can I please come down?
So tonight I’m calling all astronauts
Calling lonely people that the world forgot
If you hear my voice come pick me up
Are you out there?
‘Cause you’re all I’ve got!
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
And I lost all signal when I lifted up
Now I’m stuck out here and the world forgot
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
To the lonely people that the world forgot
Are you out there?
‘Cause you’re all I’ve got!
Can I please come down?
‘Cause I’m tired of drifting round and round.
Can I please come down? [x3]
Aku share aja lirik Astronautnya Simple Plan yg nggambarin suasana hati aku sekarang
This is it.. :)
Can anybody hear me?
Am I talking to myself?
My mind is running empty
In the search for someone else
Who doesn’t look right through me.
It’s all just static in my head
Can anybody tell me why I’m lonely like a satellite?
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
And I lost all signal when I lifted up
Now I’m stuck out here and the world forgot
Can I please come down, cause I’m tired of drifting round and round
Can I please come down?
I’m deaf from all the silence
Is it something that I’ve done?
I know that there are millions
I can’t be the only one
who’s so disconnected
It’s so different in my head.
Can anybody tell me why I’m lonely like a satellite?
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
And I lost all signal when I lifted up
Now I’m stuck out here and the world forgot
Can I please come down, cause I’m tired of drifting round and round
Can I please come down?
Now I lie awake and scream in a zero gravity
And it’s starting to weigh down on me.
Let’s abort this mission now
Can I please come down?
So tonight I’m calling all astronauts
Calling lonely people that the world forgot
If you hear my voice come pick me up
Are you out there?
‘Cause you’re all I’ve got!
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
And I lost all signal when I lifted up
Now I’m stuck out here and the world forgot
‘Cause tonight I’m feeling like an astronaut
Sending SOS from this tiny box
To the lonely people that the world forgot
Are you out there?
‘Cause you’re all I’ve got!
Can I please come down?
‘Cause I’m tired of drifting round and round.
Can I please come down? [x3]
Sabtu, 08 Juni 2013
Avenged Sevenfold - The Biography
Akhirnya kesampean juga punya blog.. :)
Ane mau share tentang band favorit ane Avenged Sevenfold. Tau kan A7X, kemarin ane post tentang A7X yg didapet dari wikipedia. Sekarang mau post yg ane dpt dari Facebook.. Langsung aja nih..
Avenged Sevenfold adalah sebuah band yang berasal dari Huntington Beach, California dan dibentuk tahun 1999 pada saat keempat anggotanya, M Shadows pada Vokal (Matthew Charles Sanders), The Rev pada Drum dan Perkusi (James Owen Sullivan), Zacky Vengeance pada Gitar (Zachary James Baker) Dan Matt Wendt Pada Bass, masih duduk di bangku SMA. Nama Avenged Sevenfold dicetuskan oleh M.Shadows yang mengambil referensi dari kisah Kain dan Habel pada kitab Kejadian pasal 4 ayat 15 yang berbunyi: “And the LORD said unto him, Therefore whosoever slayeth Cain, vengeance shall be taken on him sevenfold. And the LORD set a mark upon Cain, lest any finding him should kill him”. Walaupun memiliki nama dan beberapa lagu yang mengambil referensi dari Alkitab, Avenged Sevenfold menyatakan bahwa mereka bukanlah band religius.
(Formasi Awal Avenged Sevenfold, Bersama Matt Wendt pada Bass)
Pada awal terbentuknya, Avenged Sevenfold terdiri dari vokalis M.Shadows, gitaris Zacky Vengeance, bassis Matt Wendt, dan drummer The Rev. Formasi ini mengalami perubahan pada era album Sounding The Seventh Trumpet dimana bassis Matt Wendt digantikan oleh Justin Sane pada pertengahan tahun 2001 dan kemudian digantikan oleh Daemon Ash pada tahun 2002. Selain itu, era ini juga ditandai dengan bergabungnya gitaris Synyster Gates yang sampai saat ini masih memegang peran utama sebagai lead guitarist Avenged Sevenfold. Pada tahun 2003, ketika Avenged Sevenfold melakukan proses rekaman album kedua mereka Waking The Fallen, kembali terjadi perubahan formasi dimana Dameon Ash mengundurkan diri dan digantikan oleh Johnny Christ. Johnny Christ, yang sebelumnya merupakan roadie dan beberapa kali bermain bersama Avenged Sevenfold ketika Ash tidak bisa hadir, sampai saat ini masih berperan sebagai bassis dari Avenged Sevenfold.
(Formasi Tetap Avenged Sevenfold, Hingga 2009)
Album Waking The Fallen yang mendatangkan respon positif terhadap Avenged Sevenfold menarik perhatian Warner Brothers Records yang kemudian mengontrak mereka dan merilis seluruh album Avenged Sevenfold pada tahun 2005 dan 2007 yang masing-masing diberi judul City of Evil dan Avenged Sevenfold serta video album All Excess dan Live in the LBC & Diamonds in the Rough pada tahun 2007 dan 2008.
(Avenged Sevenfold bersama Sang Manajer, Larry Jacobson. Pada saat menerima Plakat Berpredikat Gold Album City Of Evil)
Pada akhir tahun 2009, tragedi menimpa Avenged Sevenfold ketika The Rev ditemukan meninggal di rumahnya pada tanggal 28 Desember. Avenged Sevenfold yang pada saat itu telah selesai menulis demo dan sedang berlibur sebelum merekam album kelima mereka di studio memutuskan untuk membatalkan seluruh rencana rekaman. Proses rekaman akhirnya dimulai beberapa bulan kemudian dengan bantuan Mike Portnoy (Dream Theater) yang merupakan idola The Rev untuk memainkan bagian drum yang telah direkam oleh The Rev dalam bentuk demo sebelum kematiannya. Album kelima yang diberi judul Nightmare ini selesai direkam pada tanggal 17 April 2010 dan dirilis secara pada tanggal 27 Juli 2010.
(Avenged Sevenfold Sepeninggalan The Rev)
Dalam rangka tour album Nightmare, Avenged Sevenfold kembali menghubungi Mike Portnoy yang pada saat itu telah menyelesaikan tour bersama Dream Theater untuk membantu mereka sebagai touring drummer. Kerjasama yang dijalin selama beberapa bulan ini berakhir pada akhir tahun 2010 sesuai dengan perjanjian yang sebelumnya telah dibuat bersama.
(Avenged Sevenfold Bersama Mike Portnoy dan Anaknya, Max Portnoy)
Pada Januari 2011, Avenged Sevenfold yang akan memulai tour kembali mencari drummer untuk membantu mereka. Teknisi drum The Rev mengusulkan seorang mantan drummer band metalcore Confide bernama Arin Ilejay. Dalam uji coba yang dijalaninya, Arin memberikan performa yang mengejutkan seluruh personil Avenged Sevenfold sehingga ia kemudian dipilih untuk menggantikan Mike Portnoy sebagai touring drummer sampai saat ini
(Avenged Sevenfold Bersama Additional/Touring Member barunya Arin Ilejay)
Bersambung...
Avenged Sevenfold (juga dikenal sebagai A7X), adalah band beraliran Metalcore yang berasal dari Huntington Beach, California.
Mereka berasal dari tempat yang sama dimana kesemuanya kecuali Synyster Gates berasal dari sekolah yang sama, yaitu Huntington Beach High School. Mereka terbentuk di awal tahun 1999 dimana personil awalnya hanya beranggotakan empat orang saja yaitu M.Shadows, Zacky Vengeance, The Rev dan Matt Wendt (Bass).
Nama Avenged Sevenfold diambil dari salah satu kisah di dalam bibel. Walaupun mengambil nama dari bibel, M.Shadows mengakui bahwa bandnya tidak terlalu religius ataupun bertujuan untuk menyebarkan suatu kepercayaan religi atau poltik kepada penggemarnya.
Dalam perjalanannya, Avenged Sevenfold sempat berganti aliran dari Metalcore menjadi lebih ke arah alternative metal. Rumor yang beredar mengatakan hal ini dikarenakan sang vokalis, M.Shadows harus menjalani operasi akibat pita suaranya yang sobek akibat melakukan scream yang terlalu keras pada sebuah konser. Namun dalam setiap kesempatan wawancara, Avenged Sevenfold sering menyangkal kebenaran rumor ini. Perubahan aliran yang mereka lakukan lebih dikarenakan mereka amat menyenangi melakukan eksperimental dalam bermusik dan ingin melakukan evolusi dalam gaya dan aliran bermusik mereka. Toh, pada kenyataan nya, hal ini memang tidak benar.
Avenged Sevenfold memiliki lambang yang merekan namakan “Deathbat”. Lambang ini dirancang oleh teman semasa SMA mereka, Micah Montague. Lambang ini selalu muncul di setiap konser mereka dan hampir selalu ada di setiap album mereka.
Ciri khas yang dapat anda nikmati dalam setiap musik mereka adalah nyanyian yang melodik dan screaming, hardcore riffs dan storming drum-beats. Dalam hal bermusik, Avenged Sevenfold banyak dipengaruhi oleh band-band seperti Pantera, NOFX, Misfits, Guns N’ Roses, Metallica, Dream Theater dan Iron Maiden.
Mereka cenderung memainkan nuansa agresif pada vokal, gitar, dan drum (bass tetap statis). Dengan sentuhan yang dinamis, mau keras atau lambat, mereka tetap menggunakan harmonisasi yang luar biasa dan komposisi yang teratur. Sebut saja lagu-lagu yang sedikit melow, seperti Seize The Day dan Dear God, gitarnya tetap di drop Dm seperti halnya metal-metal kebanyakan. Instrumen individu orkestra, dengan bantuan Marc Mann dan Steve Bartek dari Oingo Boingo (dan yang saat ini mengatur untuk Danny Elfman). Dengan senar yang menjulang tinggi di "Afterlife," yang menghantui dan kinerja teater "A Little Piece Of Heaven," atau vokal lembut seorang anak dalam "Unbound (The Wild Ride)," band kreatif dan beragam pendekatan yang mengejutkan. Perkusi Lenny Castron begitu dinamis untuk "Brompton Cocktail,"
Kemudian, ciri khasnya selain komposisi dan drop, Syn memasukkan nuansa sweep picking (arpeggio) di hampir semua lagunya. Keindahan sweep picking yang dipadukan dengan kromatik, slide, dan teknik-teknik lainnya bisa kita dengar di lagu The Wicked End. Kemudian selain itu, tidak lupa juga sentuhan akustik yang membawa suasana seperti di Hawaii, bisa kita dengar di lagu Sidewinder. Tapi, satu lagi ciri khas yang tidak pernah lepas dari mereka, menduetkan gitar Syn dan Zacky, memakai double bass dengan tempo yang beberapa kali lipat beat-nya dari biasanya...
Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings, tetapi setelah gitaris Synyster Gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopeless Records. Lagu “To End The Rapture” juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates. Dan akhirnya dirilis pada bulan juli 2001. Walaupun yang bermain bass dalam rekaman pembentukan album adalah Justin Sane, namun pemain bass yang tertera dalam CD skin adalah Daemon Ash. Hal ini dikarenakan sesaat sebelum proses mixing album tersebut, Justin Sane dikeluarkan dari band dikarenakan telah menenggak obat batuk dengan dosis tinggi hingga dimasukkan ke rumah sakit jiwa, Setelah dikeluarkan dr rumah sakit jiwa, Perilakunya kian memburuk hingga ia dikeluarkan dari A7X dan digantikan oleh Johnny Christ.
Pada tahun 2003, mereka pun merilis full-length album kedua mereka yang bertajuk Waking The Fallen. Album ini terjual sebanyak 175.000 copy di Amerika Serikat dan mencapai peringkat 12 di dalam Independent Album Chart di Amerika Serikat.
Album ketiga mereka, City of Evil, rilis di tahun 2005. Album tersebut merupakan salah satu album tersukses dari Avenged Sevenfold. Bahkan album tersebat sempat menduduki posisi 30 dalam US Billboard Chart dan terjual sebanyak 730.000 copy di Amerika Serikat saja. Saat itu Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of Evil tepatnya pada tanggal 8 Juni, 2005. Hits single Bat Country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country.
Pada tahun 2007, mereka pun kembali menelurkan album baru yang bertajuk Avenged Sevenfold. Dalam debutnya di Amerika Serikat, album ini menempati posisi ke empat dalam Billboard 200. Album ini terjual sebanyak 94.000 copy di Amerika Serikat dalam kurun waktu satu minggu setelah perilisannya. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, dan sempat mampir di Indonesia dan memainkan lagu mereka untuk pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost Easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk Jogjakarta Endang Soekamti didaulat menjadi band pembuka.
Tahun 2008, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour Taste of Chaos bersama dengan Bullet for My Valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot Pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka.
Dan di tahun 2008, mereka merilis sebuah album yang berisi rekaman live concert mereka di Long Beach, California yang bertajuk Live in the LBC & Diamonds in the Rough...
Akhir tahun 2009 merupakan akhir tahun yg buruk bagi Avenged Sevenfold dan fansnya diseluruh dunia, karena tgl 28 Desember 2009 mereka kehilangan sang drummer, The Rev. Penyebab kematiannya tdk jelas, dan pada tgl 6 Januari 2010 dia dimakamkan.
Berbulan kemudian keluarlah hasil otopsi yg menyatakan The Rev meninggal akibat overdosis.
Sebagai pengganti sementara A7X menunjuk Mike Portnoy, drummer Dream Theatre utk menyelesaikan album ke-6 mereka yg tertunda. MP dikontrak sbg additional selama satu tahun.
Banyak org yg bertanya, siapa sesungguhnya yg akan mengisi tempat yg ditinggalkan The Rev utk waktu yg permanen? Memang, sekitar satu bulan setelah meninggalnya The Rev, muncul isu bahwa pengganti The Rev adalah Cobus Potgieter, seorang drummer solo asal Afrika Selatan. Namun, Cobus sempat mengkonfirmasikan, bahwa dia bukanlah pengganti The Rev. Hal ini makin membuat anak" The Fallen penasaran, dan rasa penasaran itu akhirnya pudar setelah A7X mengumumkan drummer barunya, awal Januari 2011. Dia adalah mantan drummer band Confide, Arin Ilejay (24 tahun).
Peluncuran album ke-6 mereka, Nightmare, mendapat sambutan yg luar biasa, khususnya di Indonesia. Usaha A7X memainkan heavy metal dengan lirik bernada putus asa direspons positif oleh pencinta musik dunia. Album mereka langsung mencatat penjualan 163 ribu kopi di minggu pertama sejak dirilis pada 23 Juli lalu dan mampu meraih posisi 1 dalam US Billboard Chart 200, dimana berhasil mengalahkan rapper Eminem dan penyanyi bocah yg banyak digandrungi oleh perempuan masa kini (kebanyakan anak-anak), Justin Bieber. Bahkan, saking kesalnya, Eminem sempat membuat pernyataan yg membuat telinga para pecinta musik rock dan heavy metal panas. Tetapi, apapun itu, Avenged Sevenfold sudah membuktikan pada dunia bahwa mereka masih bisa tetap eksis meski kehilangan The Rev.
BY : Derry Septianda (@DerryA7X)
Follow me too@reno_mr
Ane mau share tentang band favorit ane Avenged Sevenfold. Tau kan A7X, kemarin ane post tentang A7X yg didapet dari wikipedia. Sekarang mau post yg ane dpt dari Facebook.. Langsung aja nih..
Avenged Sevenfold adalah sebuah band yang berasal dari Huntington Beach, California dan dibentuk tahun 1999 pada saat keempat anggotanya, M Shadows pada Vokal (Matthew Charles Sanders), The Rev pada Drum dan Perkusi (James Owen Sullivan), Zacky Vengeance pada Gitar (Zachary James Baker) Dan Matt Wendt Pada Bass, masih duduk di bangku SMA. Nama Avenged Sevenfold dicetuskan oleh M.Shadows yang mengambil referensi dari kisah Kain dan Habel pada kitab Kejadian pasal 4 ayat 15 yang berbunyi: “And the LORD said unto him, Therefore whosoever slayeth Cain, vengeance shall be taken on him sevenfold. And the LORD set a mark upon Cain, lest any finding him should kill him”. Walaupun memiliki nama dan beberapa lagu yang mengambil referensi dari Alkitab, Avenged Sevenfold menyatakan bahwa mereka bukanlah band religius.
(Formasi Awal Avenged Sevenfold, Bersama Matt Wendt pada Bass)Pada awal terbentuknya, Avenged Sevenfold terdiri dari vokalis M.Shadows, gitaris Zacky Vengeance, bassis Matt Wendt, dan drummer The Rev. Formasi ini mengalami perubahan pada era album Sounding The Seventh Trumpet dimana bassis Matt Wendt digantikan oleh Justin Sane pada pertengahan tahun 2001 dan kemudian digantikan oleh Daemon Ash pada tahun 2002. Selain itu, era ini juga ditandai dengan bergabungnya gitaris Synyster Gates yang sampai saat ini masih memegang peran utama sebagai lead guitarist Avenged Sevenfold. Pada tahun 2003, ketika Avenged Sevenfold melakukan proses rekaman album kedua mereka Waking The Fallen, kembali terjadi perubahan formasi dimana Dameon Ash mengundurkan diri dan digantikan oleh Johnny Christ. Johnny Christ, yang sebelumnya merupakan roadie dan beberapa kali bermain bersama Avenged Sevenfold ketika Ash tidak bisa hadir, sampai saat ini masih berperan sebagai bassis dari Avenged Sevenfold.
(Formasi Tetap Avenged Sevenfold, Hingga 2009)Album Waking The Fallen yang mendatangkan respon positif terhadap Avenged Sevenfold menarik perhatian Warner Brothers Records yang kemudian mengontrak mereka dan merilis seluruh album Avenged Sevenfold pada tahun 2005 dan 2007 yang masing-masing diberi judul City of Evil dan Avenged Sevenfold serta video album All Excess dan Live in the LBC & Diamonds in the Rough pada tahun 2007 dan 2008.
(Avenged Sevenfold bersama Sang Manajer, Larry Jacobson. Pada saat menerima Plakat Berpredikat Gold Album City Of Evil)Pada akhir tahun 2009, tragedi menimpa Avenged Sevenfold ketika The Rev ditemukan meninggal di rumahnya pada tanggal 28 Desember. Avenged Sevenfold yang pada saat itu telah selesai menulis demo dan sedang berlibur sebelum merekam album kelima mereka di studio memutuskan untuk membatalkan seluruh rencana rekaman. Proses rekaman akhirnya dimulai beberapa bulan kemudian dengan bantuan Mike Portnoy (Dream Theater) yang merupakan idola The Rev untuk memainkan bagian drum yang telah direkam oleh The Rev dalam bentuk demo sebelum kematiannya. Album kelima yang diberi judul Nightmare ini selesai direkam pada tanggal 17 April 2010 dan dirilis secara pada tanggal 27 Juli 2010.
(Avenged Sevenfold Sepeninggalan The Rev)Dalam rangka tour album Nightmare, Avenged Sevenfold kembali menghubungi Mike Portnoy yang pada saat itu telah menyelesaikan tour bersama Dream Theater untuk membantu mereka sebagai touring drummer. Kerjasama yang dijalin selama beberapa bulan ini berakhir pada akhir tahun 2010 sesuai dengan perjanjian yang sebelumnya telah dibuat bersama.
(Avenged Sevenfold Bersama Mike Portnoy dan Anaknya, Max Portnoy)Pada Januari 2011, Avenged Sevenfold yang akan memulai tour kembali mencari drummer untuk membantu mereka. Teknisi drum The Rev mengusulkan seorang mantan drummer band metalcore Confide bernama Arin Ilejay. Dalam uji coba yang dijalaninya, Arin memberikan performa yang mengejutkan seluruh personil Avenged Sevenfold sehingga ia kemudian dipilih untuk menggantikan Mike Portnoy sebagai touring drummer sampai saat ini
(Avenged Sevenfold Bersama Additional/Touring Member barunya Arin Ilejay)Bersambung...
Avenged Sevenfold (juga dikenal sebagai A7X), adalah band beraliran Metalcore yang berasal dari Huntington Beach, California.
Mereka berasal dari tempat yang sama dimana kesemuanya kecuali Synyster Gates berasal dari sekolah yang sama, yaitu Huntington Beach High School. Mereka terbentuk di awal tahun 1999 dimana personil awalnya hanya beranggotakan empat orang saja yaitu M.Shadows, Zacky Vengeance, The Rev dan Matt Wendt (Bass).
Nama Avenged Sevenfold diambil dari salah satu kisah di dalam bibel. Walaupun mengambil nama dari bibel, M.Shadows mengakui bahwa bandnya tidak terlalu religius ataupun bertujuan untuk menyebarkan suatu kepercayaan religi atau poltik kepada penggemarnya.
Dalam perjalanannya, Avenged Sevenfold sempat berganti aliran dari Metalcore menjadi lebih ke arah alternative metal. Rumor yang beredar mengatakan hal ini dikarenakan sang vokalis, M.Shadows harus menjalani operasi akibat pita suaranya yang sobek akibat melakukan scream yang terlalu keras pada sebuah konser. Namun dalam setiap kesempatan wawancara, Avenged Sevenfold sering menyangkal kebenaran rumor ini. Perubahan aliran yang mereka lakukan lebih dikarenakan mereka amat menyenangi melakukan eksperimental dalam bermusik dan ingin melakukan evolusi dalam gaya dan aliran bermusik mereka. Toh, pada kenyataan nya, hal ini memang tidak benar.
Avenged Sevenfold memiliki lambang yang merekan namakan “Deathbat”. Lambang ini dirancang oleh teman semasa SMA mereka, Micah Montague. Lambang ini selalu muncul di setiap konser mereka dan hampir selalu ada di setiap album mereka.
Ciri khas yang dapat anda nikmati dalam setiap musik mereka adalah nyanyian yang melodik dan screaming, hardcore riffs dan storming drum-beats. Dalam hal bermusik, Avenged Sevenfold banyak dipengaruhi oleh band-band seperti Pantera, NOFX, Misfits, Guns N’ Roses, Metallica, Dream Theater dan Iron Maiden.
Mereka cenderung memainkan nuansa agresif pada vokal, gitar, dan drum (bass tetap statis). Dengan sentuhan yang dinamis, mau keras atau lambat, mereka tetap menggunakan harmonisasi yang luar biasa dan komposisi yang teratur. Sebut saja lagu-lagu yang sedikit melow, seperti Seize The Day dan Dear God, gitarnya tetap di drop Dm seperti halnya metal-metal kebanyakan. Instrumen individu orkestra, dengan bantuan Marc Mann dan Steve Bartek dari Oingo Boingo (dan yang saat ini mengatur untuk Danny Elfman). Dengan senar yang menjulang tinggi di "Afterlife," yang menghantui dan kinerja teater "A Little Piece Of Heaven," atau vokal lembut seorang anak dalam "Unbound (The Wild Ride)," band kreatif dan beragam pendekatan yang mengejutkan. Perkusi Lenny Castron begitu dinamis untuk "Brompton Cocktail,"
Kemudian, ciri khasnya selain komposisi dan drop, Syn memasukkan nuansa sweep picking (arpeggio) di hampir semua lagunya. Keindahan sweep picking yang dipadukan dengan kromatik, slide, dan teknik-teknik lainnya bisa kita dengar di lagu The Wicked End. Kemudian selain itu, tidak lupa juga sentuhan akustik yang membawa suasana seperti di Hawaii, bisa kita dengar di lagu Sidewinder. Tapi, satu lagi ciri khas yang tidak pernah lepas dari mereka, menduetkan gitar Syn dan Zacky, memakai double bass dengan tempo yang beberapa kali lipat beat-nya dari biasanya...
Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings, tetapi setelah gitaris Synyster Gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopeless Records. Lagu “To End The Rapture” juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates. Dan akhirnya dirilis pada bulan juli 2001. Walaupun yang bermain bass dalam rekaman pembentukan album adalah Justin Sane, namun pemain bass yang tertera dalam CD skin adalah Daemon Ash. Hal ini dikarenakan sesaat sebelum proses mixing album tersebut, Justin Sane dikeluarkan dari band dikarenakan telah menenggak obat batuk dengan dosis tinggi hingga dimasukkan ke rumah sakit jiwa, Setelah dikeluarkan dr rumah sakit jiwa, Perilakunya kian memburuk hingga ia dikeluarkan dari A7X dan digantikan oleh Johnny Christ.
Pada tahun 2003, mereka pun merilis full-length album kedua mereka yang bertajuk Waking The Fallen. Album ini terjual sebanyak 175.000 copy di Amerika Serikat dan mencapai peringkat 12 di dalam Independent Album Chart di Amerika Serikat.
Album ketiga mereka, City of Evil, rilis di tahun 2005. Album tersebut merupakan salah satu album tersukses dari Avenged Sevenfold. Bahkan album tersebat sempat menduduki posisi 30 dalam US Billboard Chart dan terjual sebanyak 730.000 copy di Amerika Serikat saja. Saat itu Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of Evil tepatnya pada tanggal 8 Juni, 2005. Hits single Bat Country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country.
Pada tahun 2007, mereka pun kembali menelurkan album baru yang bertajuk Avenged Sevenfold. Dalam debutnya di Amerika Serikat, album ini menempati posisi ke empat dalam Billboard 200. Album ini terjual sebanyak 94.000 copy di Amerika Serikat dalam kurun waktu satu minggu setelah perilisannya. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, dan sempat mampir di Indonesia dan memainkan lagu mereka untuk pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost Easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk Jogjakarta Endang Soekamti didaulat menjadi band pembuka.
Tahun 2008, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour Taste of Chaos bersama dengan Bullet for My Valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot Pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka.
Dan di tahun 2008, mereka merilis sebuah album yang berisi rekaman live concert mereka di Long Beach, California yang bertajuk Live in the LBC & Diamonds in the Rough...
Akhir tahun 2009 merupakan akhir tahun yg buruk bagi Avenged Sevenfold dan fansnya diseluruh dunia, karena tgl 28 Desember 2009 mereka kehilangan sang drummer, The Rev. Penyebab kematiannya tdk jelas, dan pada tgl 6 Januari 2010 dia dimakamkan.
Berbulan kemudian keluarlah hasil otopsi yg menyatakan The Rev meninggal akibat overdosis.
Sebagai pengganti sementara A7X menunjuk Mike Portnoy, drummer Dream Theatre utk menyelesaikan album ke-6 mereka yg tertunda. MP dikontrak sbg additional selama satu tahun.
Banyak org yg bertanya, siapa sesungguhnya yg akan mengisi tempat yg ditinggalkan The Rev utk waktu yg permanen? Memang, sekitar satu bulan setelah meninggalnya The Rev, muncul isu bahwa pengganti The Rev adalah Cobus Potgieter, seorang drummer solo asal Afrika Selatan. Namun, Cobus sempat mengkonfirmasikan, bahwa dia bukanlah pengganti The Rev. Hal ini makin membuat anak" The Fallen penasaran, dan rasa penasaran itu akhirnya pudar setelah A7X mengumumkan drummer barunya, awal Januari 2011. Dia adalah mantan drummer band Confide, Arin Ilejay (24 tahun).
Peluncuran album ke-6 mereka, Nightmare, mendapat sambutan yg luar biasa, khususnya di Indonesia. Usaha A7X memainkan heavy metal dengan lirik bernada putus asa direspons positif oleh pencinta musik dunia. Album mereka langsung mencatat penjualan 163 ribu kopi di minggu pertama sejak dirilis pada 23 Juli lalu dan mampu meraih posisi 1 dalam US Billboard Chart 200, dimana berhasil mengalahkan rapper Eminem dan penyanyi bocah yg banyak digandrungi oleh perempuan masa kini (kebanyakan anak-anak), Justin Bieber. Bahkan, saking kesalnya, Eminem sempat membuat pernyataan yg membuat telinga para pecinta musik rock dan heavy metal panas. Tetapi, apapun itu, Avenged Sevenfold sudah membuktikan pada dunia bahwa mereka masih bisa tetap eksis meski kehilangan The Rev.
BY : Derry Septianda (@DerryA7X)
Follow me too
Langganan:
Postingan (Atom)