Sabtu, 10 Agustus 2013

Di Balik Do'a Yang Belum Terkabul

DI BALIK DOA YANG TIDAK TERKABUL

Ada seseorang yang rajin berdoa, minta
sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh.
Ibadahnya baik. Tapi doa tak kunjung
terkabul. Sebulan menunggu masih belum
terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan
juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir
satu tahun doa yang ia panjatkan, belum
terkabul juga. Dia melihat teman kantornya.
Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat
masih bolong-bolong.
Kelakuannya juga sering nggak beres, sering
tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya,
apa yang dia doain, semuanya dipenuhi.

Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun
dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia
permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang
doanya yang sulit terkabul padahal dia taat,
sedangkan temannya yang bandel, malah
dapat apa yang dia inginkan.

Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si
ustadz ke orang ini. Kalau Anda lagi duduk di
warung, kemudian datang pengamen,
tampilannya urakan, maen musiknya gak
bener, suaranya fals, bagaimana? Orang
sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak
ustadz, gak nahan ngeliat dan ndengerin dia
lama-lama di situ, sambil nyanyi pula.
Kalau pengamennya yang dateng rapi, main
musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu
yang kamu suka, bagaimana? Wah, kalo gitu,
saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi
sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau
perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai
sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi
saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani,
ustadz.

Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak.
Allah ketika melihat engkau, yang sholeh,
datang menghadap-Nya, Allah betah
ndengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah
pengen sering ketemu kamu dalam waktu
yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu
mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen
nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama
Dia. Coba bayangin, kalo doamu cepet
dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di
penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan
kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa
yang kamu minta.

Beda sama temenmu itu. Allah gak mau
kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah
dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini.
Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah.
Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi.
Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa
yang kamu minta ternyata gak Allah kasih
sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat,
nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah
surga buat kita. Nggak bakal ngerasa kurang
kita di situ.

Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar,
sudah berprasangka buruk kepada Allah.
Padahal Allah betul-betul amat
menyayanginya. Semoga kisah ini menjadi
dapat pelajaran bagi kita semua... Aamiin

Selasa, 06 Agustus 2013

Kisah Burung Merpati

Kisah Burung Merpati

1. Merpati adalah burung yang
tidak pernah mendua hati.Cooba
perhatikan, apakah αϑα burung
merpati yang suka ganti²
pasangan? Jawabannya adalah
"tidak" !! Pasangannya cukup 1
seumur hidupnya.

2. Merpati adalah burung yang
tahu kemana dia harus pulkang.
Betapapun burung merpati
terbang jauh, dia tidak pernah
tersesat untuk pulang. Pernahkah
αϑα burung merpati yang pulang
ke rumah lain?? Jawabannya
adalah "tidak" !!

3. Merpati adalah burung yang
romantis. Coba perhatikan ketika
sang jantan bertalu-talu
memberikan pujian, sementara
sang betina tertunduk malu.
Pernahkah kita melihat mereka
saling mencaci? Jawabannya
adalah "tidak" !!

4. Burung merpati tahu
bagaimana pentingnya bekerja
sama. Coba perhatikan ketika
mereka bekerja sama membuat
sarang. Sang jantan dan betina
saling silih berganti membawa
ranting untuk sarang anak²
mereka. Apabila sang betina
mengerami, sang jantan berjaga
diluar kandang. Dan apabila sang
betina kelelahan, sang jantan
gantian mengerami. Pernahkah
kita melihat mereka saling
melempar pekerjaannya??
Jawabannya adalah "tidak" !!

5. Merpati adalah burung yang
tidak mempunyai empedu, ia
tidak menyimpan kepahitan
sehingga tidak pernah
menyimpan dendam.

Sudahkah kita setia pada
pasangan kita?
Sudahkah kita menghargai
dirinya?
Sudahkah kita memaafkan untuk
setiap kesalahannya?

Jika seekor burung merpati bisa
melakukannya, mengapa manusia
tidak bisa?
Hidup itu indah jika kita saling
mengerti..berba gi.. dan
menghargai...